pekerjaan rumah tangga bukan KEWAJIBAN istri?!

Terbesit dalam pikiran saya, begitu lelahnya menjadi seorang wanita apa lagi jika ia sudah menikah dimana ia harus mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tangganya dari memasak, mencuci piring, mencuci baju, belanja kepasar, beres- beres rumah, mengurus anak belum lagi harus melayani suami. Sedangkan pekerjaan laki- laki monoton hanya mencari nafkah. perempuan juga bisa  Continue reading

Advertisements

Mencegah anak lahir ngondek?

Singkatnya, ngondek itu semacam perilaku anak laki-laki yang kemayu, melambai atau lebih bisa dibilang agak kewanita-wanitaan (wanita jadi-jadian). Dulu saya jarang sekali melihat remaja- remaja ngondek ini, tapi sekarang populasi mereka makin banyak, apa lagi di Mall. Siapa sih yang ingin anak lelakinya seperti itu, dan suatu hari akan mengenakan barang yang sama dengan yang biasa dikenakan anak perempuan.  Continue reading

Hindari mandi dengan si kecil

Orang tua tidak seharusnya mengajak anaknya untuk mandi bersama, baik yg balita apalagi yang sudah bukan balita lagi (hehehee). Hal ini akan berpengaruh terhadap perkembangan psikologis sex anak. Memang benar ada beberapa orangtua yang mengatakan, bahwa untuk mengajarkan pendidikan sex pada anak sejak usia dini salah satunya dengan mandi bersama, agar ia bertanya tentang perbedaan dirinya dan orang dewasa, namun tidak demikian yang diajarkan dalam Islam. Continue reading

Bisakah anak minum obat tanpa dipaksa?

Miris sekali jika melihat anak-anak khususnya balita dipaksa minum obat oleh orang tuanya dengan cara dipegang erat-erat dan di tutup hidungnya agar mulutnya terbuka, apa lagi jika sampai membentak. Padahal anak- anak tidak perlu dipaksa seperti itu, Hal tersebut akan menimbulkan trauma bagi dirinya, sehingga ia akan terus takut untuk minum obat walaupun rasanya manis. Ini adalah metode jaman dulu yang orangtua kini masih saja menerapkannya. Continue reading

Pendidikan anak di dalam rumah

Banyak orang tua mengabaikan pendidikan anaknya di dalam rumah, mereka berfikir bahwa anak-anak akan berkembang dengan sendirinya dari lingkungan, sedangkan orangtua hanya mengawasi. Mereka yang sibuk dan memiliki uang pun berfikir bahwa dengan memasukkan anak-anak mereka ke sekolah- sekolah unggulan/favorit/mahal atau bahkan pesantren, maka beban tanggung jawab mereka untuk mendidik anaknya di dalam rumah menjadi berkurang. Sekolah- sekolah tersebut diharapkan membuat anak mereka menjadi pandai dan baik seperti yang diidamkan seluruh orang tua. Continue reading